Skip to main content

Review: All You Need Is Food


Tanggal 25 April kemarin, ada sebuah acara keren, di tempat keren, bersama orang-orang keren. Setelah secara resmi dibuka pada tanggal 23 April 2015, Eat Republic bikin acara seru yang berjudul, �All You Need is Food�. Bintang tamunya juga keren, G-Pluck Beatles, semacam band The Beatles dengan nuansa dan muka lokal gitu deh.


Sejak pukul tujuh pagi udah banyak Repeat yang berdatangan untuk sarapan di Eat Republic. Semua panitia melakukan persiapan terakhir menjelang dimulainya �All You Need Is Food�. Tepat pada pukul 10.30 MC Danny memulai acara dengan lawakan-lawakan khasnya yang membuat para Repeat di sekitar Plaza Eat Republic mulai memperhatikan panggung utama. Setelah pembukaan dari MC Danny diadakan pembacaan proklamasi berkumpulnya beragam menu Nusantara di Eat Republic oleh Bapak Agus Saepudin selaku General Manager Eat Republic yang juga memanggil Bapak Michael Wirawan selaku CEO Wiraland Property Group, Bapak Rahmat Tsjim Deputy CEO Wiraland Property Group dan Pak Bondan Winarno selaku pakar kuliner dan juga brand Ambassador dari Eat Republic.


Mereka berempat dengan lantang memproklamasikan soal dibukanya Eat Republic yang diikuti dengan suara sirine. Setelah pembacaan proklamasi para prajurit manusia patung pun diturunkan ke seluruh area Eat Republic untuk menemani dan menjaga para Repeat yang ingin mencicipi 700 lebih menu spesial yang ada di Eat Republic. Banyak juga dari Repeat yang melakukan selfie ataupun groufie bersama para manusia patung ini. Seru abis kan, pembukaan tempat makan, tapi nuansanya kayak perayaan kemerdekaan Negara. Tapi temanya sama kok, di Eat Republic, semua orang merdeka buat memanjakan perutnya.


Pada siang hari, dimulai beberapa kontes lomba makanan diantaranya adalah lomba makan untuk kategori anak kecil dan lomba mendekor makanan yang juga diperuntukkan untuk anak kecil. Para peserta baik untuk lomba makan dan lomba menghias makanan bersemangat untuk menyelesaikan tantangan dan menjadi juara. Dua lomba ini juga dihadiri oleh Pak Bondan (bukan Pak Bondan yang main Bass loh ya~) selaku juri. Pada lomba mendekor makanan Pak Bondan sempat memberikan masukan ke salah satu peserta � Tidak perlu dipakai seluruh bahan-bahannya, cukup beberapa saja sudah cukup jadi tidak perlu dihabiskan�. Mungkin ini bentuk perhatian Pak Bondan kepada para peserta agar mereka bisa lebih menghargai makanan dari usia dini ?.

Saat sore hari, dimulai kembali perlombaan makan. Ini adalah tipe lomba kesukaan anak kost. Kali ini kategori perlombaan diperuntukkan peserta dewasa dan grup. Untuk kategori ini panitia menyiapkan Kebab untuk mereka habiskan. Banyak yang menyerah di awal-awal pertandingan, namun beberapa peserta berhasil menghabiskan seluruh Kebab yang disediakan dan keluar jadi juara. Kayaknya pemenangnya ini bakal ngerasa kenyang sampai minggu depan deh ya.

Pada malam hari kembali diadakan perlombaan makan. Kali ini yang dihabiskan adalah bakmi. Para Repeat yang mengikuti Eating Competition pun bersemangat untuk menghabiskan seluruh bakmi yang disediakan sampai akhirnya menemukan pemenangnya. Anak kost yang biasa makan mie instant dijamin jago di lomba yang ini.


Sekitar pukul 19.30 yang ditunggu-tunggu akhirnya muncul juga. 4 pria dengan dandanan seperti The Beatles lengkap dengan instrument yang sama persis dengan yang digunakan The Beatles serta wig moptop siap untuk membuat seluruh Repeat bersenang-senang. Mulai dari Twist and Shout sampai Hey jude membuat semua Repeat bernyanyi dan menari. Orang dengan segala umur bisa bersenang-senang bersama dan membaur. Seru!

Kurang lebih sekitar satu setengah jam G-Pluck perform dan membuat semua Repeat yang datang di �All You Need Is Food� dengan jumlah kurang lebih enam ribu pengunjung pulang dengan senyum lebar bersama orang-orang yang mereka sayangi. Hari itu berkesan di hati, otak, dan perut semua orang di sana. Nantikan acara-acara seru berikutnya yang akan diadakan di Eat Republic. Jangan lupa buat sering-sering tongkrongin Eat Republic biar nggak ketinggalan event dan makanan keren lainnya ya.

Untuk info lebih lanjut, kamu bisa kunjungi:
Ciao!

Comments

Popular posts from this blog

Heboh, Kakek Asal Karawang Ini Bernama Kanjut

Heboh, Kakek Asal Karawang Ini Bernama Kanjut - Kakek yang berasal dari Karawang ini disebut-sebut memiliki nama yang aneh yaitu bernama kanjut. Dikutip Merdeka.com Namanya mendadak tenar di sosial media dan beberapa aplikasi layanan pesan gratis, akibat capture dari Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Indonesia Sehat miliknya tersebar luas. Ketenaran itu pun akibat nama Kanjut memiliki arti alat kelamin pria dalam bahasa Sunda. Berdasarkan penuturan kakek jago silat tersebut, dirinya terlahir dengan nama Rasyid. Namun akibat sering menderita sakit saat usia 6 Tahun, Mantri setempat pun meminta kedua orang tuanya untuk mengganti nama Rasyid dengan Kanjut.  Image From : Merdeka.com "Nama asli mah Rasyid, cuma karena sering sakit, disuruh ganti nama sama Mantri Narim menjadi Kanjut," ungkap kakek yang berprofesi sebagai buruh tani tersebut. Usai berganti nama, sakit yang diderita oleh Kanjut pun akhirnya sembuh. Untuk diketahui, kebanyakan orang tua dahulu percaya bahwa sakit yang d...

Terungkap, Sebelum Ada Toilet Dulu Tinja Dibuang Lewat Jendela

Terungkap, Sebelum Ada Toilet Dulu Tinja Dibuang Lewat Jendela -  Sebelum ada toilet, dulu tinja dibuang lewat jendela. Bisa dibayangkan betapa jorok dimasa lalu masyarakat masih belum mengerti akan sistem pembuangan kotoran dan kebersihan. Tentunya kita harus berterima kasih kepada penemu toilet, sekarang dengan toilet kita bisa menjaga kebersihan diri sendiri. Lalu seperti apa perkembangan dari toilet hingga saat ini? Sejarah Sebelum Ada Toilet, Dulu Tinja Dibuang Lewat Jendela Berikut perkembangan sejarah toilet dan sanitasi di dunia: 1. Sebelum ditemukan toilet pertama, masyarakat di Inggris, London merasa kesulitan untuk membuang air besar dan kecil. Pertama cara yang digunakan adalah menggunakan pispot lalu dibuang di parit. Karena semakin banyak warga maka cara tersebut tidak efisien dan tidak ramah lingkungan. Bagi masyarakat London yang tinggal di rumah susun merasa kesulitan karena harus naik turun tangga untuk membuang kotoran, dan alhasil mereka membuang isi pispot lewa...

Jadi Viral Pernikahan Dini Remaja 14 Tahun Di Bulukumba Yang Hebohkan Publik

Jadi Viral Pernikahan Dini Remaja 14 Tahun Di Bulukumba Yang Hebohkan Publik - Kembali viral,pernikahan dini remaja yang membuat banyak orang tercengang karena usia nya yang masih sangat belia yaitu berumur 14 tahun. Dikutip tribunnews Facebooker pemilik akun Evhy Vhyiioo yang mem-posting foto diakui sebagai kedua mempelai, Kamis (13/7/2017), mengabarkan jika pesta pernikahan berlangsung di Jalan Poros Borongrappoa, Kecamatan Kindang, Bulukumba, rumah mempelai pria. Mempelai pria bernama Awal Rahman dan mempelai perempuan bernama Awalia Mar’a. Awalia yang diakui sebagai warga Banyorang, Kabupaten Bantaeng -kabupaten tetangga Bulukumba-, menurut Evhy Vhyiioo masih berusia 14 tahun, seusia dengan Awal. "Masing2 14 tahun umurnya," tulis Evhy Vhyiioo saat menjawab pertanyaan facebookers. Warga tersebut bernama Awal Rahman (13) dan Awalia Mar’a (14). Dia melangsungkan pernikahannya kemarin. Awal adalah warga asal Asayya, Borong Rappoa, Kecamatan Kindang atau sekitar 35 kilometer ...