Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Tentang Asmara

Tips Ampuh Mendapatkan Pacar Bagi Pemula

Tips Ampuh Mendapatkan Pacar Bagi Pemula - Memiliki pasangan kekasih atau pacar adalah kemauan semua orang baik remaja dan dewasa masa kini. Karena banyak sekali hal-hal yang bisa dilakukan dengan pacar jika kita memilikinya. Seperti jalan bareng,menonton film,makan,hangout dan juga mendapatkan kasih sayang serta perhatian yang banyak dari seorang pacar. Nyatanya masih banyak orang yang belum punya pacar bahkan memang belum pernah pacaran sama sekali. Faktor utamanya belum mendapat pacar karena kurang percaya diri,pemalu ataupun pendiam. Padahal jika anda mau berusaha dan berniat memiliki pacar anda bisa mencobanya dengan beberapa tips mendapatkan pacar untuk pemula yang akan kami bagikan berikut untuk anda. Walaupun pacaran hanya sebuah status yang belum serius maupun hanya sebatas menjaga jodoh seseorang,tidak ada salahnya kita berpacaran untuk melatih kita dalam menjaga hubungan dan bisa menjadi dewasa bila berpacarannya sebatas pacaran biasa dan sehat saja. Lewat artikel tips mend...

Jangan Memilih Pasangan yang Pengangguran

"Aku akan meninggalkan segala urusan di dunia, untuk membahagiakanmu saja." "Aku cuma ingin selalu bersamamu, bukan bersama siapa-siapa." "Cuma kamu yang ada di hati dan pikiranku." Mungkin kalimat itu terdengar sangat manis, hingga orang yang diberi kalimat seperti ini harus segera disuntik insulin. Tapi kalo sudut pandangnya kita ubah, dengan membayangkan bahwa apa yang dia katakan benar-benar dilakukan, that's creepy. Pasangan yang rela meninggalkan segala urusannya, yang selalu ingin bersamamu, yang selalu memikirkanmu, bukanlah pasangan yang romantis. Justru itu adalah pasangan gila. Ujung-ujungnya dia akan jadi overly-attached lover, alias Posesif parah . Yang mungkin malah akan membuat kita risih. Memiliki pasangan yang perhatian, selalu ada saat dibutuhkan, selalu peduli saat kita dalam masalah, memang menyenangkan, namun apapun yang berlebihan, akan menghilangkan kesenangan. Gue abis nemu sesuatu yang hits akhir-akhir ini. Buat yang sering man...

Esensi Dari Mencintai

Kadang kita dihadapkan dengan pertanyaan dan pendapat dari lingkungan: "Kok kamu mau sih sama dia?" "You deserve better.." "Kamu tuh gak bakal bahagia sama dia." "You're nothing to him." Lalu kita terpengaruh, lalu kita menyerah memperjuangkan perasaan kita kepada orang yang dicinta. Kita merasa, benar juga pendapat mereka. Lalu langkah kita untuk mundur, didukung oleh mereka dengan suka cita. Namun, kita lupa esensi dari mencintai. Bukan mereka yang merasakan, bukan mereka yang menjalani. Jadi, bukan mereka yang berhak memutuskan yang terbaik untuk dijalani. Esensi dari mencinta adalah untuk merasa bahagia, bukan untuk terlihat bahagia. Memperjuangkan hati si dia, bukan hati lingkungan kita. Menikmati pengorbanan, bukan memaksakan pengorbanan. Orang yang beneran mencinta, saat berjuang untuk orang yang tak bisa termiliki pun bisa tetap merasa bahagia. Orang yang tak benar-benar mencinta, akan kebanyakan mikir untung-ruginya, mungkin-tidakny...

Apakah Bilang Cinta itu Berarti Nembak?

Waktu STM, gue suka ama seorang wanita. Setiap hari kami bertemu di kantin. Sambil makan siang, kita sering ngobrol, berbagi banyak hal, dan canda tawa. Gue berbagi tentang pelajaran-pelajaran yang susah. Dia berbagi tentang berapa banyak murid yang dia cukur paksa rambutnya di ruang BP. Segala keramahan dia, membuat gue merasa nyaman untuk bersamanya. Kebaikan dia juga satu hal yang menambah kekaguman. Kadang gue kalo balik sekolah jalan kaki, dia tawarin tebengan dengan sepedanya. Dia yang boncengin gue. Gue duduk bonceng sambil makan es krim. Sampai akhirnya, setahun kami dekat, di dada gue ada rasa yang membuncah-buncah. Gue merasa berdekatan dengannya adalah candu, sedangkan jauh darinya adalah bibit rindu. Iya, gue nyadar bahwa gue jatuh cinta kepadanya. Pagi itu, gue beranikan diri untuk sengaja make celana jeans dan kaos oblong ke sekolah. Biar gue dipanggil ke ruang BP dan bertemu dia. Rencana itu berhasil, dan di ruangan itu akhirnya kami hanya berdua. Setelah panjang lebar d...

Alasan-alasan Paling Menyakitkan Buat Putus

Sepanjang karier gue berasmara, gue udah sering sekali patah hati. Dan sebagian besar dari patah hati itu, adalah patah hati di saat gue belum sempat memiliki. Tapi begitulah cinta. Kadang dia datang di saat tak terduga, lalu melukai hati di saat kita terlena. Itulah kenapa, sekarang gue milih untuk berwira-asmara. Iya, berusaha mencintai diri sendiri. Di postingan ini, gue mau berbagi beberapa pengalaman gue patah hati karena diputusin pacar, maupun calon pacar. Gue bakal bahas 5 alasan putus paling menyakitkan dalam sejarah gue berasmara. Semoga, lo nggak ngalamin juga. Kita Tuh Nggak Pernah Cocok Dulu gue suka bawain makanan favorit pacar gue setiap kali gue balik liputan. Hal itu sengaja gue lakuin, biar pacar gue selalu nungguin kedatangan gue. Suatu sore yang cerah, gue dateng ke rumah pacar sambil bawa Bakso urat favorit dia. Namun tak seperti biasanya, bakso itu tidak dia terima secara antusias. Dia hanya diam, meletakkan bakso itu di meja, tanpa dibuka kemasannya. Melihat gela...

Jika Orang Sedang Jatuh Cinta

Ngomongin tentang jatuh cinta, mungkin susah buat dipahami oleh orang-orang yang sedang tidak merasakannya. Tapi dari apa yang pernah gue alami, jatuh cinta itu ajaib. Hari ini gue mau nulis tentang jatuh cinta, agar orang-orang yang sudah lama tak mengalaminya, tidak lupa rasanya. Gue percaya, kadang ada beberapa orang yang perlu didorong dulu, agar terjatuh dalam cinta. image by: gizmodo Jatuh cinta itu bisa mengubah kita Tanpa kita sadari, saat kita naksir sama seseorang, kita akan berubah. Berubah menjadi tipe orang yang disukai oleh gebetan. Misal, kalo kita biasanya nggak doyan brokoli, saat gebetan masakin brokoli, mendadak kita jadi suka makan brokoli, jus brokoli, atau bahkan rujak brokoli. Mendadak kita merasa, Brokoli adalah anugerah terindah dari Tuhan. Jatuh cinta bisa mengubah pribadi kita tanpa kita sadari, karena kita bisa dengan senang hati melakukan hal-hal yang dulunya kita benci. Jatuh cinta bisa membuat kita yang benci dengan omelan, menjadi rindu bila sehari saja ...

Terlalu Posesif, Bikin Poseshit

Kemarin gue iseng main hashtag di akun twitter gue . Hashtagnya adalah #Poseshit yang isinya sebenernya menyindir kelakuan orang-orang yang terlalu posesif sama pasangannya. Awalnya gue ngetwit begini: Tapi tiba-tiba temen-temen followers di twitter langsung pada tanggap dan ikut curhat pake hashtag #poseshit. Sebagian dari mereka mengakui kalo yang ditweetin itu adalah true story, alias pacar mereka seposesif itu. So, hari ini gue bakal bahas efeknya sifat posesif dalam pacaran. Dalam segala bidang, apapun yang berlebihan tentunya nggak baik. Bahkan misal itu kegiatan positif sekalipun. Misal, berlebihan makan, bisa bikin obesitas. Berlebihan olahraga, bisa bikin cidera. Berlebihan ibadah, bisa bikin lupa urusan dunia. Nah, dalam urusan cinta juga gitu. Saat rasa sayang terlalu berlebihan, pastinya akan memberi efek yang tidak menyenangkan. Orang yang terlalu sayang kepada pasangan akan cenderung menjadi: 1. Over protektif Karena dorongan rasa sayang, akhirnya bikin orang itu akan men...

Pandangan Orang Dewasa Tentang Asmara

Kemarin gue nembak cewek yang udah cukup lama gue deketin. Respon cewek itu kaget banget waktu gue tembak. Soalnya selama gue deket sama dia, gue nggak pernah ngegombal ataupun ngomongin soal cinta. Yang gue lakuin justru nyoba nunjukin perasaan gue dengan perbuatan nyata, bukan dengan kata cinta. Namun tampaknya dia nggak cukup peka.  Endingnya waktu gue tembak dia jawab,  "Sorry.. Gue nggak bisa nerima elo jadi pacar gue. Gue emang nyaman sama elo, gue suka kalo lo anterin makanan, gue suka kalo lo isiin pulsa, dan gue suka cara lo nguras jamban gue. Tapi, selama ini gue cuma nganggep elo sebagai om gue sendiri." Ucapnya sambil sesekali mengelap ingusnya pake rok seragam sekolahnya yang berwarna merah itu. Gue terdiam. Rasa malu, kecewa, sedih, lega, bercampur jadi satu di dada gue. Gue pun pulang dengan segala perasaan yang menyesakkan dada itu. Pengalaman di atas bukan pengalaman satu-satunya gue ditolak cewek. Dan rata-rata pada beralasan gue tuh nggak romantis, atau gue...