Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Gue Lagi WARAS

Apakah Kekurangan Kita itu Adalah Kelemahan?

Kemarin gue ngobrol-ngobrol sama temen gue yang udah cukup dewasa. Dia baru saja ditinggalkan oleh suaminya. Sebut saja, Ningsih namanya. Ningsih curhat tentang cowok-cowok yang mendekati dia cuma karena alasan dia adalah seorang janda. Dia pun stress juga karena setiap cowok yang ngedeketin dia, tujuannya nggak ada yang serius. Selalu cuma mau main-main, atau cuma seneng-seneng doang. Karena alasan itu, akhirnya Ningsih males buat pacaran lagi. Dia jadi apatis sama setiap cowok yang mau mendekati dia. Tapi dari semua cowok-cowok iseng itu, Ningsih juga bercerita tentang seorang cowok yang mendekati dia secara tekun. Hampir setahun lamanya cowok itu selalu menghubungi Ningsih secara intens. Tuh cowok lebih muda dari dia, punya karier yang oke, dan kehidupan yang mapan. Saat gue tanya, apakah Ningsih akan menerima cowok itu, Ningsih menjawab tidak. Ningsih bilang, dia ngerasa nggak layak buat dimiliki cowok itu karena Ningsih punya banyak kekurangan. Statusnya yang sudah janda, anaknya ...

Api Cinta itu Hanya Ada Saat Belum Memilikinya

Gue yakin, elo pasti lebih inget orang yang pernah lo cintai, tapi akhirnya malah menyakiti, dibanding pasangan yang pernah sama-sama  selalu mencintai sampai bosan sendiri. Kenapa gue bilang gitu? Akhir-akhir ini gue kepikiran, lagu-lagu bertema patah hati itu selalu lebih meledak dibandingkan lagu-lagu yang menceritakan indahnya jatuh cinta. Lagu yang membahas tentang cinta yang terkhianati, lagu yang membahas tentang cinta yang tak terungkapkan, maupun lagu yang membahas tentang cinta yang tak bisa dimiliki, memiliki kekuatan yang lebih �nonjok� dibandingkan lagu-lagu yang membahas tentang hati yang berbunga-bunga. Hal itu beralasan. Orang itu lebih ekspresif saat mereka sedang sakit hati. Orang itu lebih sensitif saat mereka sedang terluka hati. Dan orang itu akan lebih mengingat detil orang yang menyakitinya dibanding orang yang membahagiakannya. Di postingan kali ini, gue mau ngajakin lo buat melihat cinta, dari sudut pandang berbeda. Iya, cinta itu benar-benar terasa, saat k...

Jangan Berkomitmen Karena Alasan Ini..

Tiap lebaran, tiap arisan keluarga, tiap ada saudara nikahan, lo (yang udah dianggap dewasa) pasti gerah sama pertanyaan "Kapan nikah?" Mungkin pertanyaan itu buat para penanya cuma basa-basi semata. Tapi buat lo yang usianya memang udah layak nikah, namun belum juga punya pasangan (atau punya pasangan tapi dia nggak ngasih-ngasih kepastian), pertanyaan itu bisa bikin resah. Apalagi kalo pertanyaan semacam itu diulang-ulang terus setiap ketemu saudara. Lama-lama bikin kita pengin pindah ke Mars dan  belajar membahagiakan diri sendiri. Tenang.. Di postingan ini, gue mau berbagi tentang beberapa alasan untuk tetap sendiri dulu daripada terjebak hubungan palsu. Iya, jangan sampai lo mencoba berkomitmen (pacaran/nikah) karena alasan-alasan di bawah ini, karena efeknya bisa bahaya: Kesepian Serunya hidup saat punya banyak teman buat diajak ke mana-mana. Berbagi canda tawa, maupun berbagi perihnya luka. Tapi kadang kesenangan itu hilang, saat mereka mulai jatuh cinta. Karena tak ak...

Hal-hal Ini Sebaiknya Dihapus Dari Program OSPEK dan MOS

Beberapa tahun lalu, gue sempet sebal karena adek gue minta barang aneh-aneh buat dibawa ke sekolah. Mulai dari bawa karung goni, sampe kudu bawa jangkrik yang pake behel. Dan barang-barang itu harus dikumpulin pas MOS hari pertama. Sulit. Hal itu bikin gue mikir, sebagian sekolah dan kampus di Indonesia mengizinkan adanya kegiatan-kegiatan penindasan senior kepada junior di dalam program OSPEK dan MOS. Gue suka bingung sama program Orientasi yang isinya hal-hal nyeleneh ini. Gunanya apa? Sebelum kita bahas lebih lanjut, yuk mari kita telaah dulu artinya Orientasi menurut KBBI: orientasi/ori�en�ta�si/ /ori�ntasi/n 1 peninjauan untuk menentukan sikap (arah, tempat, dsb) yg tepat dan benar; 2 pandangan yg mendasari pikiran, perhatian atau kecenderungan. Oke.. Jadi, masa orientasi sekolah bisa diartikan sebagai masa pembentukan arah pandangan untuk menentukan sikap yang tepat dan benar selama berada di sekolah tersebut. Jadi, kalau masa orientasi ini diisi dengan kegiatan sampah, maka par...

Tragedi Saat Liburan, Berbuah Pelajaran

Sekitar 3 minggu yang lalu, gue lagi main drone sama sohib gue Tyo. Kita main di lapangan area Pondok Indah. Gue nggak mau Tyo jadi kacang cuma nemenin gue main, makanya, gue bawa drone 3 biji. Saat lagi asyik main, gue liat Tyo nerbangin drone gue cukup tinggi. Gue bilang ke dia, "Kalo masih belajar, jangan tinggi-tinggi, Yo. Mending latian landing halus dan hovering ajah." Tyo pun mengikuti instruksi gue. Dia terbangin drone itu, lalu landing, terbangin lagi, lalu landing lagi. Sampai akhirnya gue liat drone dalam kondisi miring, Tyo panik, drone itu terbalik dan jatuh. Efeknya.... Gimbal kameranya copot, kabel ribbon putus Biaya yang harus gue keluarin buat benerin Drone itu cukup gede juga. Dan ntah kenapa, saat itu gue nggak punya niatan buat marah-marahin Tyo karena gue nyadar, Tyo nggak ngelakuin hal itu secara sengaja.  Ntah kenapa, dari dulu gue nggak bisa ngerti esensi dari ngamuk-ngamuk ke orang yang nggak sengaja bikin kesalahan. Gue cuma tahu, emosi itu cuma baka...