Skip to main content

Dua Nama Presiden Yang Tidak Tercatat Di Buku Pelajaran Sejarah

Dua Nama Presiden Yang Tidak Tercatat Di Buku Pelajaran Sejarah - Indonesia yang sudah merdeka pada tahun 1945 ini masih banyak sekali beberapa fakta sejarah yang belum terungkap. Salah satunya adalah 2 Nama presiden Indonesia yang nyatanya tidak ditulis dalam buku pelajaran sejarah. Artinya Presiden Indonesia ada 9 bukan 7 yang hanya kita ketahui selama ini.


Ada 7 Presiden RI yang sering diberitakan dan  kita ketahui karena telah tercatat dalam buku sejarah, mereka adalah Ir. Soekarno, Soeharto, B.J. Habibie, K.H. Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Ir. Joko Widodo. Namun ternyata Indonesia masih mempunyai 2 presiden Indonesia yang terlupakan yaitu Syafruddin Prawiranegara dan Assaat. Berikut penjelasan selengkapnya :

1. Syafruddin Prawiranegara
Syafruddin Prawiranegara pernah menjabat sebagai presiden atau ketua PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia) sejak tanggal 22 Desember 1948 yaitu ketika pemerintah RI yang berada di Yogyakarta jatuh ketangan Belanda pada Agresi Militer Belanda II tahun 1948 hingga 13 Juli 1949. Tokoh yang lahir di Banten ini juga merupakan salah satu pejuang kemerdekaan Indonesia dan juga pernah merangkap jabatan sebagai menteri luar negeri, penerangan, dan pertahanan di PDRI. Kronologi terbentuknya PDRI tercatat dalam sejarah kemerdekaan indonesia yaitu:

- Saat itu pihak Belanda telah menangkap presiden Soekarno dan Moh. Hatta, sehingga untuk mempertahankan Indonesia, Soekarno mengirim telegram kepada Syafruddin secara sembunyi-sembunyi. Isi telegram tersebut adalah perintah agar Syafruddin yang menjabat sebagai menteri kemakmuran pada saat itu untuk segera membentuk pemerintahan darurat di Sumatera jika pemerintahan saat itu tidak bisa bekerja dengan semestinya.

- Atas perintah itulah maka dibentuklah PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia) oleh Syafruddin bersama beberapa tokoh Sumatera yang bertujuan untuk menyelamatkan kekosongan pemerintahan saat itu.

- PDRI juga harus mengantongi ijin sebagai negara di dunia internasional, maka pada tanggal 22 Desember 1948 Syafruddin memproklamirkan adanya PDRI kemudian berakhir pada tanggal 13 Juli 1949 saat pemerintahan PDRI diserahkan kembali kepada Soekarno yang telah dibebaskan oleh Belanda.

2. Assaat
Assaat adalah salah satu presiden Indonesia yang tak tercatat di buku pelajaran sejarah. Beliau pernah menjabat sebagai presiden ketika pemerintahan RI yang berada di Yogyakarta merupakan bagian dari RIS (Republik Indonesia Serikat). RIS merupakan negara serikat yang terdiri atas 16 negara bagian dan salah satunya adalah Indonesia. Kronologi terbentuknya RIS adalah sebagai berikut:

- Pemerintah Belanda menyerahkan kedaulatan Indonesia kepada RIS berdasarkan perjanjian KMB 27 Desember 1949, sehingga Soekarno dan Moh, Hatta menjabat sebagai presiden dan wakil presiden RIS.

- Karena adanya penyerahan kedaulatan tersebut, maka terjadi kekosongan pemerintahan RI sehingga Soekarno memerintahkan kepada Assaat untuk sementara mengisi kekosongan tersebut.

- Jabatan Assaat sebagai presiden yang mengisi kekosongan pemerintahan berakhir ketika Belanda dan dunia internasional mengakui adanya kedaulatan RI dan RIS sehingga keduanya dilebur menjadi NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) pada tanggal 15 Agustus 1950 dan NKRI kembali dipimpin oleh Soekarno sebagai presiden dan Moh. Hatta sebagai wakilnya. Sehingga secara resmi jabatan Assaat sebagai presiden sementara RI telah berakhir. 

Pada masa jabatannya sebagai presiden sementara RI, Assaat telah berperan sebagai pendiri Universitas Gajah Mada (UGM) yang merupakan kampus pertama yang telah dibangun oleh negara RI.

Nah, 2 presiden RI tersebut sudah seharusnya kita ingat. Karena Soekarno pernah berkata Jas Merah (Jangan Sekali-Kali Melupakan Sejarah). Sudah seharusnya kita mengetahui dan membagikan artikel ini agar orang-orang tahu tentang sejarah sebenarnya yang tidak tercatat di buku pelajaran sejarah dan telah banyak dilupakan oleh sebagaian penduduk Indonesia. Semoga bermanfaat dan dapat menambah referensi anda.

Comments

Popular posts from this blog

Heboh, Kakek Asal Karawang Ini Bernama Kanjut

Heboh, Kakek Asal Karawang Ini Bernama Kanjut - Kakek yang berasal dari Karawang ini disebut-sebut memiliki nama yang aneh yaitu bernama kanjut. Dikutip Merdeka.com Namanya mendadak tenar di sosial media dan beberapa aplikasi layanan pesan gratis, akibat capture dari Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Indonesia Sehat miliknya tersebar luas. Ketenaran itu pun akibat nama Kanjut memiliki arti alat kelamin pria dalam bahasa Sunda. Berdasarkan penuturan kakek jago silat tersebut, dirinya terlahir dengan nama Rasyid. Namun akibat sering menderita sakit saat usia 6 Tahun, Mantri setempat pun meminta kedua orang tuanya untuk mengganti nama Rasyid dengan Kanjut.  Image From : Merdeka.com "Nama asli mah Rasyid, cuma karena sering sakit, disuruh ganti nama sama Mantri Narim menjadi Kanjut," ungkap kakek yang berprofesi sebagai buruh tani tersebut. Usai berganti nama, sakit yang diderita oleh Kanjut pun akhirnya sembuh. Untuk diketahui, kebanyakan orang tua dahulu percaya bahwa sakit yang d...

Terungkap, Sebelum Ada Toilet Dulu Tinja Dibuang Lewat Jendela

Terungkap, Sebelum Ada Toilet Dulu Tinja Dibuang Lewat Jendela -  Sebelum ada toilet, dulu tinja dibuang lewat jendela. Bisa dibayangkan betapa jorok dimasa lalu masyarakat masih belum mengerti akan sistem pembuangan kotoran dan kebersihan. Tentunya kita harus berterima kasih kepada penemu toilet, sekarang dengan toilet kita bisa menjaga kebersihan diri sendiri. Lalu seperti apa perkembangan dari toilet hingga saat ini? Sejarah Sebelum Ada Toilet, Dulu Tinja Dibuang Lewat Jendela Berikut perkembangan sejarah toilet dan sanitasi di dunia: 1. Sebelum ditemukan toilet pertama, masyarakat di Inggris, London merasa kesulitan untuk membuang air besar dan kecil. Pertama cara yang digunakan adalah menggunakan pispot lalu dibuang di parit. Karena semakin banyak warga maka cara tersebut tidak efisien dan tidak ramah lingkungan. Bagi masyarakat London yang tinggal di rumah susun merasa kesulitan karena harus naik turun tangga untuk membuang kotoran, dan alhasil mereka membuang isi pispot lewa...

Jadi Viral Pernikahan Dini Remaja 14 Tahun Di Bulukumba Yang Hebohkan Publik

Jadi Viral Pernikahan Dini Remaja 14 Tahun Di Bulukumba Yang Hebohkan Publik - Kembali viral,pernikahan dini remaja yang membuat banyak orang tercengang karena usia nya yang masih sangat belia yaitu berumur 14 tahun. Dikutip tribunnews Facebooker pemilik akun Evhy Vhyiioo yang mem-posting foto diakui sebagai kedua mempelai, Kamis (13/7/2017), mengabarkan jika pesta pernikahan berlangsung di Jalan Poros Borongrappoa, Kecamatan Kindang, Bulukumba, rumah mempelai pria. Mempelai pria bernama Awal Rahman dan mempelai perempuan bernama Awalia Mar’a. Awalia yang diakui sebagai warga Banyorang, Kabupaten Bantaeng -kabupaten tetangga Bulukumba-, menurut Evhy Vhyiioo masih berusia 14 tahun, seusia dengan Awal. "Masing2 14 tahun umurnya," tulis Evhy Vhyiioo saat menjawab pertanyaan facebookers. Warga tersebut bernama Awal Rahman (13) dan Awalia Mar’a (14). Dia melangsungkan pernikahannya kemarin. Awal adalah warga asal Asayya, Borong Rappoa, Kecamatan Kindang atau sekitar 35 kilometer ...