Skip to main content

Cara Mengeluarkan Ulat Gigi Dengan Asap Biji Terong dan Batok Kelapa

Bagaimana cara mengeluarkan ulat gigi dengan asap biji terong dan batok kelapa, menurut saya ini adalah solusi paling ampuh dalam mengatasi sakit gigi yang disebabkan oleh ulat gigi. Sebab menurut para ahli, sakit gigi dipicu oleh ulat gigi dan adapun penyebab timbulnya sakit gigi adalah terlalu banyak makan makanan yang manis dan tidak dibersihkan. Nah, sekarang ada pengobatan tradisional paling ampuh dan telah terbukti banyak yang sudah sembuh dengan cara ini. Inilah cara pengobatan gigi alternatif dengan pengasapan biji terong.
obat sakit gig tradisional asap biji terong
Tips Cara Alternatif Mengeluarkan Ulat Gigi dengan Biji Terong dan Batok Kelapa.
Baiklah, berikut merupakan pengobatan alternatif untuk penderita sakit gigi dengan cara mengeluarkan ulat gigi.
alat dan bahan yang diperlukan

Persiapkan Alat dan Bahan:


  1. Cari batok kelapa potong 1/3 bagian, ambil 3/4 bagiannya, rapikan tepi batok dengan amplas, serta amplas bagian luar dan dalamnya agar rata dan halus. Kemudian beri lubang kecil batok pada bagian atasnya lalu beri selang waterpass, rapatkan agar saat pengasapan nanti tidak ada asap keluar dari celah.
  2. Selang +/- 50 cm
  3. Persiapkan kaleng bekas berbentuk kotak atau bulat ukuran sedang (kaleng biskuit).
  4. Batu atau pecahan genteng bersihkan atau balok kayu sebagai pengganjal nantinya.
  5. Pecahkan genteng dan jadikan beberapa potongan kecil seukuran telapak tangan, anda juga bisa menggunakan pecahan genteng tak beraturan atau bulat.
  6. Tungku api kayu bakar
  7. Biji terong belanda atau terong liar yang sudah masak (terong kecil berwarna kuning), ambil bijinya kemudian jemur keringkan hingga berwarna hitam kecoklatan.
  8. Minyak sayur atau minyak makan.
  9. Jepitan untuk membolak-balik genteng.

Note: Alat-alat diatas merupakan contoh, apabila kesulitan mendapatkannya boleh diganti dengan yang lain, yang penting fungsinya sama. Contoh: kaleng biskuit diganti dengan baskom.

Proses mengeluarkan ulat gigi :


  1. Panaskan genteng didalam tungku, letakan ditas bara api hingga genteng menjadi merah membara.
  2. Isi kaleng biskuit dengan air, kemudian letakan batu bata, atau ganjal ditengah kaleng berisi air, tapi ingat jangan sampai ganjal terendam air, cukup tercelup saja.
  3. Letakan genteng panas diatas ganjal kemudian letakan biji terong kuning diatasnya.
  4. Teteskan sedikit minyak makan, dan biji terong akan termasak dan mengeluarkan asap.
  5. Tutup dengan batok kelapa yang telah diberi selang, kemduian tempelkan ujung selang di bagian gigi yang sakit.
  6. Naik-turunkan atau pompa batok kelapa supaya asap terus mengalir keatas dan keluar melalui lubang selang.
  7. Ujung selang dimasukan ke mulut pasien dan tahan hingga satu menit jangan sampai asap keluar.
  8. Kemudian pasien meniup dan menghisap asap secara perlahan selama kurang lebih 10 kali.
  9. Apabila asapnya berkurang, segera ganti genteng dengan yang baru.
  10. Saat penggantian genteng, perhatikan juga sekelilingnya, dipermukaan air, diatas ganjal, atau diatas genteng, apakah ada benda kecil mirip parutan kelapa berwarna putih atau hitam jika terpanggang di genteng. Kalau ada, berarti ulat gigi berhasil dikeluarkan dari sarangnya.

rancangan membuat alat pengasapan gigi
Inilah ulat gigi yang membuat gigi anda cekot-cekot. Beberapa kasus menemukan lebih dari 3 ulat gigi yang bersarang di gusi, Jika dalam jangka 15 menit setelah ulat terakhir keluar dan tidak menemukan ulat lagi berarti semua ulat gigi sudah terlepas dari gigi anda. Apabila kurang jelas silahkan putar video dibawah. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

perhatikan video diatas

Comments

Popular posts from this blog

Heboh, Kakek Asal Karawang Ini Bernama Kanjut

Heboh, Kakek Asal Karawang Ini Bernama Kanjut - Kakek yang berasal dari Karawang ini disebut-sebut memiliki nama yang aneh yaitu bernama kanjut. Dikutip Merdeka.com Namanya mendadak tenar di sosial media dan beberapa aplikasi layanan pesan gratis, akibat capture dari Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Indonesia Sehat miliknya tersebar luas. Ketenaran itu pun akibat nama Kanjut memiliki arti alat kelamin pria dalam bahasa Sunda. Berdasarkan penuturan kakek jago silat tersebut, dirinya terlahir dengan nama Rasyid. Namun akibat sering menderita sakit saat usia 6 Tahun, Mantri setempat pun meminta kedua orang tuanya untuk mengganti nama Rasyid dengan Kanjut.  Image From : Merdeka.com "Nama asli mah Rasyid, cuma karena sering sakit, disuruh ganti nama sama Mantri Narim menjadi Kanjut," ungkap kakek yang berprofesi sebagai buruh tani tersebut. Usai berganti nama, sakit yang diderita oleh Kanjut pun akhirnya sembuh. Untuk diketahui, kebanyakan orang tua dahulu percaya bahwa sakit yang d...

Inilah Dosa 24 Jam Seorang Wanita Di Facebook

Inilah Dosa 24 Jam Seorang Wanita Di Facebook - Facebook merupakan search engine terbesar di dunia. Jumlah pengguna facebook sendiri sudah berapa juta di Indonesia. Karena facebook adalah salah satu sosial media yang mudah digunakan serta bisa berkomunikasi dengan orang-orang jauh dengan cara komentar atau mengirim pesan. Dengan adanya facebook juga kita bisa berbisnis online dan melakukan beberapa hal yang positif di dalam sosial media ini. Tapi,tahukah Bagi kalian wanita yang sering aktif di Facebook tahukah anda tentang hukum seorang wanita memajang foto wajahnya di facebook? Beberapa orang banyak yang kurang setuju dengan kegunaan Facebook. Karena banyak wanita yang menggunakan foto pribadinya sebagai foto profil di facebook. Biasanya mereka akan memilih foto yang paling cantik dan bagus. Hal ini membuat semua orang, termasuk laki-laki dapat melihat foto secara detail. Yang menyebabkan mereka tidak setuju dengan manfaat media sosial ini. Bahkan mereka berpendapat bahwa wanita canti...

Terungkap, Sebelum Ada Toilet Dulu Tinja Dibuang Lewat Jendela

Terungkap, Sebelum Ada Toilet Dulu Tinja Dibuang Lewat Jendela -  Sebelum ada toilet, dulu tinja dibuang lewat jendela. Bisa dibayangkan betapa jorok dimasa lalu masyarakat masih belum mengerti akan sistem pembuangan kotoran dan kebersihan. Tentunya kita harus berterima kasih kepada penemu toilet, sekarang dengan toilet kita bisa menjaga kebersihan diri sendiri. Lalu seperti apa perkembangan dari toilet hingga saat ini? Sejarah Sebelum Ada Toilet, Dulu Tinja Dibuang Lewat Jendela Berikut perkembangan sejarah toilet dan sanitasi di dunia: 1. Sebelum ditemukan toilet pertama, masyarakat di Inggris, London merasa kesulitan untuk membuang air besar dan kecil. Pertama cara yang digunakan adalah menggunakan pispot lalu dibuang di parit. Karena semakin banyak warga maka cara tersebut tidak efisien dan tidak ramah lingkungan. Bagi masyarakat London yang tinggal di rumah susun merasa kesulitan karena harus naik turun tangga untuk membuang kotoran, dan alhasil mereka membuang isi pispot lewa...