Skip to main content

Ngomongin Gadget: Sony Xperia C4

Kemarin gue ditanyain Supri yang lagi bingung gimana ngabisin THR pasca lebaran. Terus gue kasih saran, duit THR-nya mending dipake buat jajan makanan enak-enak. Dia nggak setuju karena pasca lebaran, Supri udah eneg sama makanan-makanan enak. Masuk akal. Gue pun ngasih saran lagi ke dia, duitnya dipake traveling aja. Tapi dia nolak karena dia selalu mabuk darat, laut, dan udara. So, dia kalo piknik paling jauh di kebun belakang rumah, bikin tenda pake bed-cover.

Saran terakhir yang gue kasih ke dia adalah duit THR-nya mending dibeliin gadget ajah. Soalnya, bukan buat gaya-gayaan. Supri ini anaknya jarang punya temen karena dia nggak bisa dihubungi via internet. Hape yang dipake Supri kemarin masih yang layarnya hitam-putih, nada dering poliklinik, dan sebesar barbell Agung Hercules. Jadi, gue saranin dia buat beli gadget biar dia makin pinter dan bisa bersosialisasi dengan teman-teman seumuran yang semakin mengikutin zaman.

Kemarin, gue saranin dia smartphone Android. Kenapa smartphone? Biar Supri ikut smart. Soalnya dia masih susah ngitung kembalian setiap kali balik dari mini-market. Dia masih nggak tau siapa itu Lia Eden. Dia masih ketinggalan berita bahwa Indonesia udah merdeka. Nah.. Kalo dia punya smartphone, dia bakal bisa buka internet, dan baca buanyak banget informasi. Jadinya, dia semakin pinter deh. Biar dia tahu gimana bentuk Menara Eiffel tanpa perlu ke Paris biar nggak mabuk perjalanan.

Waktu gue cari-cari info tentang gadget yang keren dengan budget sesuai sisa THR Supri, gue pun pilihin Sony Xperia C4. Sengaja gue pilihin produk yang brand-nya udah jelas, biar kalo tuh hape kenapa-kenapa, Supri gampang buat nyari tempat buat benerin. Kan kalo brand-nya jelas, customer service-nya juga jelas.

Tapi, brand nggak jadi satu-satunya pertimbangan gue pas milih gadget. Pertimbangan penting berikutnya adalah spek. Worth it nggak, speknya?

Yuk kita tengok spek Sony Xperia C4:
- 5MP Front camera with flash
- 13 MP back camera with flash
- Wide Angle front camera lens 25mm
- LED Flash untuk front camera
- Superior Auto
- Full HD Video
- 5.5" full HD LCD Display
- Bravia Engine IPS
- 1.7 Ghz Octacore mediatec processor
- LTE Dual Sim
- RAM 2GB
- 2600mah battery
Sangar kan speknya?!


Sesaat setelah gue buka nih hape dari box, gue langsung demen ngeliat body-nya yang solid, ramping, dan terlihat kokoh karena warnanya.


Bahan body bagian belakang, bukan glass kayak Xperia Z, melainkan plastik. Tapi bahan ini malah ngasih keuntungan buat pemakainya, yaitu tidak licin sehingga nyaman di genggaman dan tidak mudah jatuh. Dengan dimensi 150.3 x 77.4 x 7.9 mm (5.92 x 3.05 x 0.31 in), tentu hape ini terlihat cukup tipis di genggaman dong.



LCD 5.5� full HD dengan teknologi Bravia Engine IPS, membuat layarnya nyaman untuk dilihat dari berbagai sudut. Resolusi Full HD membuat nih hape seru banget buat dipake nonton video, di mana detail gambarnya bener-bener bisa keliatan.


Soal jeroan, Sony Xperia C4 dibekali mesin yang mumpuni. Prosessor Mediatec Octacore 1.7 Ghz Cortex A-53, GPU Mali-T760MP2, dan RAM 2GB. Dengan jeroan semacam ini, nih handphone bisa ngejalanin semua apps tanpa nge-lag dan tetep smooth meskipun buat multi-tasking maupun mainin game HD.

Beda dengan seri Z, Xperia C4 memiliki slot dual-SIM (iya.. Bisa diisi 2 SIM-card. Satu nomor buat ngehubungin pacar, yang satu nomor lagi buat gebetan). Dan tentunya, fitur dual-SIM ini bener-bener berguna, secara Xperia C4 udah mendukung jaringan 4G/LTE. Iya, operator lokal udah pada mulai hijrah ke jaringan internet super ngebut itu, masa kita gadgetnya masih stuck di 3G sih?

Yang gue liat sih, seperti seri Xperia lainnya, Xperia C4 ini mengunggulkan kameranya. Dengan dual-camera resolusi 5MP (depan) dan 13 MP (belakang + flash), tentunya Xperia C4 bukan hape yang mencantumkan kamera cuma sebagai pelengkap. No! Kamera di Xperia C4 ini bener-bener fungsional banget. Kamera depan bener-bener seru buat selfie, selain resolusi yang tajam, dicantumkan beberapa aplikasi bawaan seperti Style Portrait dan AR Mask buat ngedit foto biar lebih cakep dan seru hasilnya.


Keunggulan lain dari kamera depan Sony Xperia C4 ini adalah 25mm wide-angle lens-nya. Dengan lensa 25mm-nya kamera depan Sony Xperia C4 ini mampu mengambil gambar dengan sudut yang sangat luas. Jadi, buat kamu yang suka selfie maupun we-fie (foto rame-rame), Xperia C4 adalah pilihan yang paling pas! Ditambah lagi, kamera depan pun ada flash-nya. Jadi, mau selfie di tempat gelap pun nggak masalah~

Kamera belakang dari Sony Xperia C4 tentunya jadi salah satu kamera terbaik di kelas smartphone. Resolusi 13 MP bener-bener ngasih jaminan ketajaman gambar yang diambil.


Ditambah lagi, fitur HDR membuat nih kamera sukses mengambil gambar yang obyeknya membelakangi cahaya tanpa backlight/siluet. Xmor R technology berguna buat pengambilan foto-foto di tempat yang kekurangan cahaya seperti area indoor, ataupun di malam hari dengan penerangan seadanya. Fitur ini membuat foto tetap terlihat tajam meskipun cahaya di sekitar obyek tidak maksimal.


Yang paling gue demen, meskipun Xperia C4 menyediakan buanyak banget settingan kamera yang sangat membantu dalam penentuan model gambar seperti apa yang mau diambil, tapi untuk mengambil foto-foto yang instant, fitur Superior Auto sangat membantu sekali. Fitur ini berguna banget buat ngambil foto secara buru-buru, dan hasilnya tetep kereeen.


Soal ketahanan batre, nih hape sangat cukup banget buat dipake jalan seharian tanpa perlu bawa charger. Selain kapasitas batre yang udah cukup tinggi, Xperia C4 juga punya fitur stamina mode yang mampu memperpanjang daya tahan baterai, ditambah lagi fitur ultra stamina mode yang akan lebih memperpanjang daya tahan baterai saat dibawa jalan.

Nah.. Beberapa fitur andalan Xperia C4 ini yang bikin gue demen dan milih nih hape. Dengan harga yang menyenangkan (4 jutaan), nih hape udah bisa lo bawa pulang. Kesan gue sama nih hape, rasanya bener-bener kayak bawa pocket-camera sekaligus pocket-computer secara bersama dalam satu genggaman.

Menurut lo, smartphone yang lo butuhin itu yang kayak gimana? Share di kolom komentar yuk!

Comments

Popular posts from this blog

Heboh, Kakek Asal Karawang Ini Bernama Kanjut

Heboh, Kakek Asal Karawang Ini Bernama Kanjut - Kakek yang berasal dari Karawang ini disebut-sebut memiliki nama yang aneh yaitu bernama kanjut. Dikutip Merdeka.com Namanya mendadak tenar di sosial media dan beberapa aplikasi layanan pesan gratis, akibat capture dari Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Indonesia Sehat miliknya tersebar luas. Ketenaran itu pun akibat nama Kanjut memiliki arti alat kelamin pria dalam bahasa Sunda. Berdasarkan penuturan kakek jago silat tersebut, dirinya terlahir dengan nama Rasyid. Namun akibat sering menderita sakit saat usia 6 Tahun, Mantri setempat pun meminta kedua orang tuanya untuk mengganti nama Rasyid dengan Kanjut.  Image From : Merdeka.com "Nama asli mah Rasyid, cuma karena sering sakit, disuruh ganti nama sama Mantri Narim menjadi Kanjut," ungkap kakek yang berprofesi sebagai buruh tani tersebut. Usai berganti nama, sakit yang diderita oleh Kanjut pun akhirnya sembuh. Untuk diketahui, kebanyakan orang tua dahulu percaya bahwa sakit yang d...

Terungkap, Sebelum Ada Toilet Dulu Tinja Dibuang Lewat Jendela

Terungkap, Sebelum Ada Toilet Dulu Tinja Dibuang Lewat Jendela -  Sebelum ada toilet, dulu tinja dibuang lewat jendela. Bisa dibayangkan betapa jorok dimasa lalu masyarakat masih belum mengerti akan sistem pembuangan kotoran dan kebersihan. Tentunya kita harus berterima kasih kepada penemu toilet, sekarang dengan toilet kita bisa menjaga kebersihan diri sendiri. Lalu seperti apa perkembangan dari toilet hingga saat ini? Sejarah Sebelum Ada Toilet, Dulu Tinja Dibuang Lewat Jendela Berikut perkembangan sejarah toilet dan sanitasi di dunia: 1. Sebelum ditemukan toilet pertama, masyarakat di Inggris, London merasa kesulitan untuk membuang air besar dan kecil. Pertama cara yang digunakan adalah menggunakan pispot lalu dibuang di parit. Karena semakin banyak warga maka cara tersebut tidak efisien dan tidak ramah lingkungan. Bagi masyarakat London yang tinggal di rumah susun merasa kesulitan karena harus naik turun tangga untuk membuang kotoran, dan alhasil mereka membuang isi pispot lewa...

Jadi Viral Pernikahan Dini Remaja 14 Tahun Di Bulukumba Yang Hebohkan Publik

Jadi Viral Pernikahan Dini Remaja 14 Tahun Di Bulukumba Yang Hebohkan Publik - Kembali viral,pernikahan dini remaja yang membuat banyak orang tercengang karena usia nya yang masih sangat belia yaitu berumur 14 tahun. Dikutip tribunnews Facebooker pemilik akun Evhy Vhyiioo yang mem-posting foto diakui sebagai kedua mempelai, Kamis (13/7/2017), mengabarkan jika pesta pernikahan berlangsung di Jalan Poros Borongrappoa, Kecamatan Kindang, Bulukumba, rumah mempelai pria. Mempelai pria bernama Awal Rahman dan mempelai perempuan bernama Awalia Mar’a. Awalia yang diakui sebagai warga Banyorang, Kabupaten Bantaeng -kabupaten tetangga Bulukumba-, menurut Evhy Vhyiioo masih berusia 14 tahun, seusia dengan Awal. "Masing2 14 tahun umurnya," tulis Evhy Vhyiioo saat menjawab pertanyaan facebookers. Warga tersebut bernama Awal Rahman (13) dan Awalia Mar’a (14). Dia melangsungkan pernikahannya kemarin. Awal adalah warga asal Asayya, Borong Rappoa, Kecamatan Kindang atau sekitar 35 kilometer ...