Skip to main content

Hal-hal Yang Bisa Dilakuin Dengan Internet

Tadi waktu gue beberes rak lemari, gue nemu surat-surat jadul yang dikirim sama sahabat pena gue. Buat adik-adik yang lahir setelah masehi, pastinya nggak paham apa itu �sahabat pena�.

Jadi, zaman gue muda dulu, zaman belum ada social media, zaman belum ada internet, dan zaman cabe-cabean masih jadi embrio yang bisa digugurkan, gue sering temenan jarak jauh. Nah, karena minimnya koneksi, gue cuma bisa mengandalkan surat-menyurat via post. Rata-rata dalam sebulan, kami saling berbalas surat empat kali. Belum lagi kalo pak postnya lagi kena tifus, kadang surat gue baru nyampe setelah gue ubanan.

Dengan kemajuan teknologi, trend sahabat pena pun meredup atau bahkan menghilang karena semua bisa diwakili oleh teknologi digital. Tinggal kirim email atau chat, dalam hitungan detik atau menit, kita bisa langsung dapet balasan dari teman. Kalo dulu mau ngobrol lisan aja kudu ke wartel (warung telepon), sekarang bisa via skype dan bisa ngeliat muka lawan bicara yang berada jauuuh di sana. Cuman, tetep ada yang ngangenin dari surat menyurat sih. Dulu tiap abis dapet surat dari sahabat pena gue, yang pertama kali gue lakuin adalah mencium kertasnya. Wangi.. Aroma asmara~

Oke.. Karena gue adalah salah satu saksi hidup yang pernah menjalani kehidupan tanpa internet, gue mau sharing sudut pandang gue tentang betapa banyaknya internet sudah membantu kehidupan cowok ganteng kayak gue.

Hemat Waktu, Tenaga & Biaya
Zaman dulu, misal mau mesen tiket pesawat, gue kudu naik kendaraan, dateng ke agen tiket, terus bayar. Dengan bantuan internet, gue cukup buka website penjual tiket, pesan tiketnya dari situ, bayar via internet banking. Kegiatan yang dulunya bisa ngehabisin waktu 1 jam, bisa gue lakuin dalam waktu 5 menit berkat bantuan internet.

Zaman dulu juga kalo mau pacaran kudu rutin ke rumah gebetan, rutin ngajak jalan, dan rutin anter-jemput dia kalo pergi-pergi. Dengan bantuan internet, proses dapet pacar cuma sesimpel: Klik-Ketemuan-Jadian. Jadinya gue nggak rugi bensin lagi.

Bikin Pinter
�Tanya aja mbak Google!�
Kalimat itu udah sering seliweran di telinga kita. Iya, berkat internet semua orang bisa jadi mendadak pinter dan sok pinter. Soalnya bisa nanya apaaaa aja kepada google. Terus, google bakal ngasih jawabannya. Duh.. Andai aja zaman gue sekolah dulu udah ada HP, pasti gue nggak bakal tinggal kelas 4 kali.

Tapi, tak ada gading yang tak retak. Google juga suka sotoy. Setiap gue belum kelar ngetik pertanyaan, Google bakal ngasih rekomendasi-rekomendasi nggak wajar:

YAKALI GUE BISA HAMIL!!
atau

Kenapa juga gue ditawarin buat jadi pembunuh berantai? -___-"

Bisa Milih Hiburan Sendiri
Jujur, akhir-akhir ini gue udah gak suka nonton TV, lebih tepatnya TV lokal. Soalnya, acara-acara TV sekarang di mata gue udah nggak sekeren dulu. Zaman gue kecil, tiap hari minggu TV lokal menyajikan acara kartun yang estafet dari pagi ampe siang. Sekarang? Minggu pagi isinya acara musik lip-sync dengan presenter yang itu-itu mulu. Ditambah lagi malemnya disuguhi acara yang ngajak untuk joget ayan massal.

Dengan bantuan internet, gue jadi bisa milih apa yang mau gue tonton. Nggak perlu ngikutin jadwal acara TV. Mau nonton video-video lucu? Mendidik? Menarik? Ada di youtube. Mau nonton film-film keren? Ada di iTunes. Jadi, berkat internet, gue nggak perlu khawatir dengan kelakuan para produser di stasiun TV yang semena-mena bikin acara seenak udel mereka. HAH!

Nah, itu sebagian dari betapa internet ngebantu hidup gue. Tapi, itu semua nggak bakal tercipta indahnya kalo internetnya lemot. Mau streaming video berdurasi 5 menit, buffernya sejam. Mau chatting ngajak dinner, chatnya deliver subuh. Mau skype-an, mukanya kotak-kotak kayak muka tersangka pelaku pencabulan yang disensor.

Untungnya, gue abis dapet info kalo Indosat baru aja ngeluncurin layanan dari jaringan barunya. Jaringan baru yang abis diimplementasiin sama Indosat ini adalah jaringan DC-HSPA+. Konon jaringan ini bisa menyediakan kecepatan hingga 42Mbps yang cepat dan stabil.


Untuk teman-teman yang berada di daerah Jabodetabek, Bandung, Sukabumi, Semarang, Jogjakarta, Surabaya, dan Bali, kalian udah bisa menikmati layanan ini. Untuk teman-teman yang berada di luar wilayah-wilayah itu, harap sabar dulu. Indosat lagi berusaha menjangkau wilayah kalian dengan jaringan barunya ini.

Dengan diluncurkannya jaringan baru ini, Indosat menghadirkan kartu perdana khusus untuk pengguna internet. Kartunya punya masa aktif 3 bulan dengan kuota internet 3GB tanpa batesan waktu. Jadi, nggak ada istilah murah cuma di tengah malem. Mau skype-an sama kuntilanak?

Ditambah lagi akses gratis ke Super WiFi dan gratis BBM. Kartu perdananya murah kok, harga promonya Rp. 36.000, terus untuk pelanggan IM3, Mentari atau Matrix, bisa berlangganan paket Super Internet 8 GB untuk internetan siang dan malam seharga Rp. 29.900/30 hari dengan cara ketik *123# terus pilih Super Internet atau melalui aplikasi INSTANT dengan cara ngakses dulu link ini: http://instant.indosat.com

Yap.. Itu dulu info dari gue. Semoga berguna buat teman-teman semua. Kalo kalian punya pengalaman seru dengan bantuan internet, silakan share di comment box ya! Selamat bermalam minggu~ Dadaahh!! :D

Comments

Popular posts from this blog

Heboh, Kakek Asal Karawang Ini Bernama Kanjut

Heboh, Kakek Asal Karawang Ini Bernama Kanjut - Kakek yang berasal dari Karawang ini disebut-sebut memiliki nama yang aneh yaitu bernama kanjut. Dikutip Merdeka.com Namanya mendadak tenar di sosial media dan beberapa aplikasi layanan pesan gratis, akibat capture dari Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Indonesia Sehat miliknya tersebar luas. Ketenaran itu pun akibat nama Kanjut memiliki arti alat kelamin pria dalam bahasa Sunda. Berdasarkan penuturan kakek jago silat tersebut, dirinya terlahir dengan nama Rasyid. Namun akibat sering menderita sakit saat usia 6 Tahun, Mantri setempat pun meminta kedua orang tuanya untuk mengganti nama Rasyid dengan Kanjut.  Image From : Merdeka.com "Nama asli mah Rasyid, cuma karena sering sakit, disuruh ganti nama sama Mantri Narim menjadi Kanjut," ungkap kakek yang berprofesi sebagai buruh tani tersebut. Usai berganti nama, sakit yang diderita oleh Kanjut pun akhirnya sembuh. Untuk diketahui, kebanyakan orang tua dahulu percaya bahwa sakit yang d...

Inilah Dosa 24 Jam Seorang Wanita Di Facebook

Inilah Dosa 24 Jam Seorang Wanita Di Facebook - Facebook merupakan search engine terbesar di dunia. Jumlah pengguna facebook sendiri sudah berapa juta di Indonesia. Karena facebook adalah salah satu sosial media yang mudah digunakan serta bisa berkomunikasi dengan orang-orang jauh dengan cara komentar atau mengirim pesan. Dengan adanya facebook juga kita bisa berbisnis online dan melakukan beberapa hal yang positif di dalam sosial media ini. Tapi,tahukah Bagi kalian wanita yang sering aktif di Facebook tahukah anda tentang hukum seorang wanita memajang foto wajahnya di facebook? Beberapa orang banyak yang kurang setuju dengan kegunaan Facebook. Karena banyak wanita yang menggunakan foto pribadinya sebagai foto profil di facebook. Biasanya mereka akan memilih foto yang paling cantik dan bagus. Hal ini membuat semua orang, termasuk laki-laki dapat melihat foto secara detail. Yang menyebabkan mereka tidak setuju dengan manfaat media sosial ini. Bahkan mereka berpendapat bahwa wanita canti...

Terungkap, Sebelum Ada Toilet Dulu Tinja Dibuang Lewat Jendela

Terungkap, Sebelum Ada Toilet Dulu Tinja Dibuang Lewat Jendela -  Sebelum ada toilet, dulu tinja dibuang lewat jendela. Bisa dibayangkan betapa jorok dimasa lalu masyarakat masih belum mengerti akan sistem pembuangan kotoran dan kebersihan. Tentunya kita harus berterima kasih kepada penemu toilet, sekarang dengan toilet kita bisa menjaga kebersihan diri sendiri. Lalu seperti apa perkembangan dari toilet hingga saat ini? Sejarah Sebelum Ada Toilet, Dulu Tinja Dibuang Lewat Jendela Berikut perkembangan sejarah toilet dan sanitasi di dunia: 1. Sebelum ditemukan toilet pertama, masyarakat di Inggris, London merasa kesulitan untuk membuang air besar dan kecil. Pertama cara yang digunakan adalah menggunakan pispot lalu dibuang di parit. Karena semakin banyak warga maka cara tersebut tidak efisien dan tidak ramah lingkungan. Bagi masyarakat London yang tinggal di rumah susun merasa kesulitan karena harus naik turun tangga untuk membuang kotoran, dan alhasil mereka membuang isi pispot lewa...